About Us

Airwarga.id merupakan bagian dari proyek penelitian bertajuk “Caring the flows for healthier urban(ized) (ground)water in Semarang and Yogyakarta, Indonesia (CARING)”. Proyek ini didanai dari skema Water and Development Partnership Programme (Medium-scale projects). Proyek penelitian CARING berangkat dari kenyataan bahwa hari ini pembangunan di perkotaan Indonesia cenderung lebih mengedepankan proyek-proyek infrastruktur skala besar yang turut meningkatkan kerentanan dan/atau krisis ekologis. Namun proyek-proyek tersebut tidak ditujukan untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur penyediaan air bagi warga miskin. Alhasil sistem jaringan air perpipaan yang tersentralisasi tetap gagal mewujudkan janji menyediakan 100% akses air bersih bagi seluruh warga perkotaan. Pada akhirnya, hari ini, Air Minum dalam Kemasan (AMDK) dan Air Bawah Tanah (ABT) memiliki peran lebih signifikan dalam memenuhi kebutuhan air di wilayah perkotaan.

Di perkotaan seperti Semarang dan Yogyakarta, penggunaan ABT (sumur air bawah tanah dalam/sumur artesis) hadir berkat diinisiasi program-program pemerintah pusat untuk menyediakan air bersih. Kemudian, karena kebutuhan mendesak, warga juga terdorong ikut membuat sumur artesis. Padahal ekstraksi air bawah tanah dalam secara berlebihan turut menyebabkan penurunan muka air tanah. Imbasnya, muka air tanah pada sumur-sumur dangkal makin menurun, bahkan kering. Belum lagi ditambah kenyataan bahwa penggunaan ABT itu sendiri tidak bebas dari adanya risiko terkait air, seperti pada aspek kualitas dan kesehatan.

Proyek penelitian ini coba memecahkan teka-teki rumit tersebut, sambil berusaha membebaskan diri dari narasi utama tentang (1) jaringan air perpipaan yang terpusat; dan sekaligus (2) ekstraksi air tanah dalam (beserta risikonya, termasuk kesehatan) yang tidak adil secara sosial dan tidak berkelanjutan secara ekologis. Usaha tersebut dilakukan dengan cara lebih mengedepankan praktik sehari-hari dalam merawat aliran air bawah tanah yang sehat—secara kuantitas, kualitas, dan punya risiko terkait air yang lebih rendah—di Semarang dan Yogyakarta.

Proyek penelitian ini memiliki tiga komponen kegiatan: research and advocacy, education and training, dan capacity strengthening. Komponen tersebut dipandu pertanyaan penelitian berikut ini: bagaimana praktik sehari-hari dalam perawatan-air untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas air yang sehat, serta praktik perawatan dalam konteks risiko terkait air, yang dilakukan warga Semarang dan Yogyakarta; dan bagaimana, pada gilirannya, mimbar-warga (citizen platform) memfasilitasi produksi pengetahuan bersama (co-production) yang transdisipliner—melalui proses konsolidasi, kreasi, pengayaan, dan promosi—dari praktik sehari-hari tersebut?

Research Partners
IHE Water Governance
Universitas Gadjah Mada
Amerta Air Indonesia
Arkom Indonesia