Pameran Fotografi “Ngopeni Banyu, Ngopeni Urip: Menyadarkan Pentingnya Merawat Air bagi Generasi Muda”
Yogyakarta, 31 Agustus 2024 – Tim Air Warga, sebagai bagian dari konsorsium “Air Warga” yang terdiri dari Polgov UGM, Arkom Indonesia, dan Paguyuban Kalijawi, dengan bangga menyelenggarakan pameran fotografi bertajuk “Ngopeni Banyu, Ngopeni Urip.” Pameran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kompetisi fotografi bagi anak-anak muda, yang menjadi bagian dari Project Caring Water serta bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai pentingnya merawat sumber daya air.
Pameran ini menampilkan karya fotografi dari anak-anak SMP dan SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, yang berpartisipasi dalam kompetisi ini. Melalui lensa kamera, mereka mengabadikan berbagai cerita tentang air dan lingkungan di mana anak-anak muda tersebut tinggal. Foto-foto yang dipamerkan juga menggambarkan bagaimana air tidak hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan ekonomi sehari-hari.
Sebelum pameran ini berlangsung, pada tanggal 24 dan 25 Agustus 2024, para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan dasar terkait isu air dan tantangan yang kini dihadapi lewat sebuah workshop. Selain bekal pengetahuan terkait situasi dan kondisi air, peserta juga dibekali dengan kemampuan dan teknik dalam dunia fotografi, khususnya untuk membuat foto cerita. Workshop ini difasilitasi oleh para peneliti dari tim Air Warga dan didukung Dwi Oblo, fotografer dari Iklimku.org.
Secara umum, materi workshop yang disusun diharapkan bisa memberikan wawasan pengetahuan tentang situasi, kondisi dan tantangan terkait air, sekaligus keterampilan praktis mengenai fotografi kepada para peserta. Dalam workshop ini, para peserta diajak untuk memahami isu-isu krusial seperti krisis air, pencemaran air, hingga pembangunan dan dampaknya bagi keberadaan sumber air. Lewat workshop, peserta diharapkan bisa memiliki kemampuan dasar dalam mempraktikkan bagaimana mengemas dimensi sosial, ekonomi dan politik mengenai air ke dalam karya fotografi yang memiliki pesan kuat.
Pameran “Ngopeni Banyu, Ngopeni Urip” ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan kepedulian di kalangan generasi muda tentang pentingnya menjaga kelestarian air. Dengan menampilkan karya-karya fotografi yang dihasilkan oleh anak-anak muda, acara ini juga menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas mereka dalam menyuarakan isu merawat air yang relevan.
“Kami berharap pameran ini dapat memberikan dampak positif bagi para peserta dan pengunjung, serta menginspirasi tindakan nyata dalam merawat air untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Kriswinara, perwakilan Tim Air Warga.
Pameran ini hanya berlangsung selama 1 hari yakni pada tanggal 31 Agustus 2024 dan bertempat di Belik Kidul, Kampung Notoyudan. Dalam pemeran ini Tim Air Warga mengundang seluruh pihak yang menaruh perhatian terhadap isu air seperti komunitas-komunitas di sepanjang sungai, pegiat lingkungan hingga mahasiswa untuk bergabung dan menyuarakan perhatian yang serupa terhadap tantangan air.
Evy Gustiana – Tim Air Warga
